![]() |
| Foto: Robin Ono Saputra/Pulau Beras Basah Bontang Kaltim |
Kalimantan Timur menyimpan deretan destinasi wisata alam yang sangat memikat. Di antara pesona perbukitan dan hutan tropisnya, terdapat sebuah pulau kecil di tengah perairan Selat Makassar yang menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara: Pulau Beras Basah.
Terletak di wilayah administratif Kota Bontang, pulau ini terkenal dengan pasir putihnya yang sangat halus, air laut jernih berwarna biru toska, serta menara suar legendaris yang berdiri gagah di tengah pulau. Namun, di balik keindahan panoramanya yang memanjakan mata, Pulau Beras Basah menyimpan latar belakang sejarah dan asal-usul nama yang sangat menarik untuk disimak.
Asal-Usul Nama dan Legenda Pulau Beras Basah
Mengapa pulau kecil nan indah ini dinamakan "Beras Basah"? Mitos dan sejarah lokal masyarakat pesisir Kota Bontang menyimpan kisah turun-temurun yang melatarbelakangi penamaan unik tersebut.
Menurut cerita rakyat yang beredar di masyarakat setempat, pada zaman dahulu kala terdapat sebuah kapal milik Kesultanan Kutai Kartanegara yang sedang berlayar melintasi perairan Selat Makassar. Kapal tersebut mengangkut bahan pangan penting, salah satunya berupa karung-karung berisi beras ribuan kuintal. Saat melintas di perairan sekitar Bontang, kapal tersebut dihantam ombak besar dan karam. Ribuan ton beras yang diangkut tumpah dan menumpuk di atas gumuk pasir shallow (dangkal) di tengah laut.
Meskipun beras yang tenggelam tersebut perlahan larut dan tersapu arus laut, masyarakat percaya bahwa secara ajaib gundukan pasir putih tempat beras tumpah itu tetap bertahan dan perlahan membentuk sebuah pulau kecil. Karena peristiwa beras yang basah tersapu air laut di gundukan pasir tersebut, masyarakat pesisir kemudian menamai tempat ini sebagai Pulau Beras Basah.
Sejarah Menara Suar dan Peran Strategis di Selat Makassar
Selain pasir putih dan cerita rakyatnya, ciri khas utama yang membedakan Pulau Beras Basah dari pulau-pulau lainnya adalah Menara Suar berukuran tinggi menjulang yang berdiri di atasnya.
Mercusuar Navigasi Pelayaran
Secara geografis, lokasi Pulau Beras Basah sangat strategis karena berada di jalur pelayaran penting Selat Makassar. Sejak berkembangnya industri besar di Kota Bontang (seperti pupuk dan gas alam terpadu) pada era 1970-an hingga 1980-an, arus lalu lintas kapal-kapal tanker berukuran besar makin padat.
Pemerintah melalui instansi navigasi perhubungan laut mendirikan mercusuar tinggi di pulau ini untuk memandu navigasi kapal-kapal besar yang melintas pada malam hari agar terhindar dari pendangkalan gugusan karang pesisir. Kehadiran mercusuar ini menjadikan Pulau Beras Basah tidak hanya sekadar tempat rekreasi, tetapi juga memiliki nilai fungsi vital dalam navigasi maritim Indonesia.
Daya Tarik Wisata Utama di Bontang
Kini, Pulau Beras Basah telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Kalimantan Timur. Beberapa aktivitas favorit yang sering dilakukan pengunjung di antaranya:
- Berenang dan Snorkeling: Air lautnya yang jernih dan tenang sangat aman untuk berenang serta menikmati pemandangan terumbu karang dan ikan-ikan kecil di sekitar pantai.
- Fotografi di Ikon Mercusuar: Menara suar tinggi dengan latar belakang pasir putih dan laut biru menjadi spot foto paling favorit dan instagramable.
- Piknik dan Bersantai: Suasana angin laut yang sepoi-sepoi sangat cocok untuk menggelar tikar, bersantai bersama keluarga, atau menikmati pemandangan laut.
Lokasi dan Rute Akses Menuju Pulau Beras Basah.
Pulau Beras Basah berada di perairan Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Perjalanan ke Kota Bontang dari pusat Kota Samarinda atau Balikpapan, Kamu bisa menempuh perjalanan darat menuju Kota Bontang dalam waktu sekitar 3–4 jam perjalanan.
Menyeberang Perahu Klotok dari Kota Bontang, Kamu dapat menuju pelabuhan penyeberangan tradisional seperti Pesisir Tanjung Laut atau Dermaga Bontang Kuala. Dari dermaga, perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu mesin (klotok) dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 45 menit mengarungi laut.
![]() |
| Foto: Robin Ono Saputra/Pulau Beras Basah Bontang Kaltim |
Perjalanan ke Pulau Beras Basah saya awali dengan mencari Open Trip yang bisa membawa saya kesana dan saya mendapatkan Open Trip di Instagram @pulausegajah_wisatabontang dan untuk harga per orangnya sekitar 240.000 dan sudah include:
1.Kapal menuju destinasi PP dengan tujuan destinasi :
- Pulau Segajah
- Karang Pasilan (spot snorkeling)
- Pulau Beras Basah
2. Alat snorkeling.
3. Life jacket/pelampung.
4. Guide snorkeling (local guide).
5. Kotak P3K.
6. Free dokumentasi (Premium dokumentasi).
7. Kamera Underwater.
8. Drone kamera foto/video.
9. Kamera Mirrorles.
10 Makan siang.
Saat itu saya dengan teman saya janjian dengan Open Trip di Dermaga Bontang Kuala untuk penjemputannya menggunakan kapal yang sudah disediakan oleh Open Trip, Bersama pengunjung lain kami menuju Pulau Beras Basah dengan pemandangan laut yang biru dan kilauan cahaya pantulan sinar matahari di laut serta deburan ombak kapal membuat suasana perjalanan kami menjadi sangat menyenangkan.
Ketika kami sudah sampai di Pulau Beras Basah kami langsung disambut dengan ikan warna warni yang berenang di sekitaran dermaga Beras Basah dan setelah kami naik ke dermaga kami langsung diarahkan untuk bersiap sesi foto dan video dengan drone oleh Tout Guide kami.
![]() |
| Foto: Robin Ono Saputra/Pulau Beras Basah Bontang Kaltim |
Setelah sesi foto dan video drone selesai kami diarahkan untuk memakai pelampung dan memakai peralatan snorkling karena kita akan melihat indahnya bawah laut di Pulau Beras Basah, Oiya selama kita memakai peralatan snorkling, Terdapat Akamsi yang sedang memancing ikan di pinggir dermaga Beras Basah dan hasil pancingan ikannya cukup segar.
Peralatan snorkling sudah terpasang dan kami pun langsung menyelam dan melihat indahnya terumbu karang dan ikan warna-warni berenang di sekitarnya, Tour Guide pun mengarahkan masing-masing dari kami untuk sesi foto dan video bawah air menggunakan kamera Gopro, Tidak ketinggalan kami juga mengabadikan momen itu menggunakan HP saya menggunakan Waterproof agar HP saya tidak kemasukan air.
Setelah semua sesi Snorkling selesai, Kami pun berjalan jalan mengelilingi Pulau Beras Basah dan di Pulau ini terdapat beberapa Gazebo dan bangunan pendukung lainnya Seperti Toilet atau tempat untuk sekedar membilas badan. Karena Pulau Beras Basah tidak ada akses air, Kami harus membeli jerigen air bersih yang sudah di persiapkan Akamsi dari Pulau seberang.
Terdapat sebuah Mercusuar serta Perahu yang terpakir di pinggir Pulau Beras Basah dan Pohon Kelapa menghiasi pulau tersebut. Dari pengalaman saya ini jujur Pulau Beras Basah memang tempat yang wajib kalian kunjungi kalau sedang berada di Bontang
Tips Penting Sebelum Berkunjung.
- Gunakan Pelampung (Life Jacket): Selalu pakai jaket pelampung saat menyeberang menggunakan perahu klotok demi keselamatan pelayaran.
- Bawa Bekal dan Air Bersih Cukup: Karena fasilitas air bersih di pulau sangat terbatas, disarankan membawa pasokan air minum dan makanan secukupnya dari daratan Bontang.
- Patuhi Aturan Kebersihan: Selalu kumpulkan sampah plastik sisa makananmu dan bawa pulang kembali ke daratan demi menjaga kelestarian terumbu karang dan kebersihan pasir putih pantai.
Lokasi Google Maps Pulau Beras Basah Bontang
Pulau Beras Basah, Bontang, Kalimantan Timur.
Daftar Pustaka dan Sumber Rujukan
- Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang. Informasi Destinasi Wisata Unggulan dan Tata Kelola Pulau Beras Basah. Portal Resmi Pemerintah Kota Bontang.
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Direktori Destinasi Wisata Bahari Kalimantan Timur: Pesona Pulau Beras Basah. Jakarta: Kemenparekraf.
- Indozone Kaltim (2024). Mengenal Cerita Rakyat dan Sejarah di Balik Pesona Pulau Beras Basah Bontang.
- Wikipedia Bahasa Indonesia. Pulau Beras Basah — Geografi, Akses, dan Sejarah Asal-Usul



0 Comments
Posting Komentar